Pertemuan Politisi Indonesia – Belanda
November 17, 2008
Partai-partai politik seringkali merupakan mata-rantai yang hilang dalam bantuan yang diberikan untuk demokrasi. Namun demikian, partai-partai politik merupakan lembaga yang esensial di dalam suatu masyarakat politik. Sementara itu, partai-partai politik sering ditanggapi sebagai tidak efektif dan tidak dapat dipercaya. Oleh karena itu untuk membuat demokrasi itu efektif maka dukungan terhadap partai-partai politik ini merupakan suatu kepentingan yang strategis. Berdasarkan pada pemikiran tersebut Netherlands Institute for Multiparty Democracy (NIMD) mengundang Politisi Indonesia ke Belanda dengan maksud membangun hubungan dengan partai-partai politik Indonesia.
Melanjutkan kontak yang telah diprakarsai semenjak 2002, maka melalui Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) sebagai mita NIMD mengundang wakil terpilih untuk berkunjung ke NIMD di The Hague pada tanggal 24-28 April 2007: 
-
- Partai Golkar: Firman Soebagyo (Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat);
- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan: Yasonna Hamonangan Laoly (Wakil Sekretaris Fraksi Bidang Politik Hukum dan Keamanan);
- Partai Persatuan Pembangunan: Husnan Bey Fananie (Wakil Sekjen) dan M. Romahurmuziy (Wakil Sekjen);
- Partai Demokrat: Hadi Utomo, (Ketua Umum) dan Anas Urbaningrum, (Ketua bidang Politik);
- Partai Amanat Nasional, Abd. Rohim Ghazali (Wakil Sekjen) dan Agung Mozin (Wakil Sekjen);
- Partai Kebangkitan Bangsa, Ahmad Niam Salim, Ketua Dewan Tandfidz;
- Partai Keadilan Sejahtera, Fitra Arsil (Kepala Bidang Hukum dan HAM) dan Achyar Eldine (Kepala Bidang Otonomi Daerah dan Pemerintahan).
Kunjungan ini mempunyai dua tujuan utama. Pertama, menjadi sebuah forum dialog tentang isu-isu kunci yang berhubungan dengan demokrasi dan juga sebuah kesempatan untuk tukar-menukar pengalaman nasional dalam menerapkan demokrasi. Kedua, diharapkan kunjungan ini dapat menjadi dasar bagi suatu kerja sama sistematis untuk meningkatkan peran partai-partai politik dalam mendorong demokrasi di masing-masing negara.
Lebih lanjut, politisi Indonesia memperoleh gambaran mengenai kerja NIMD dan memberi sumbangan kepada diskusi-diskusi tentang masalah-masalah internasional yang ada dalam agenda NIMD. Kunjungan ini juga menjadi ajang politisi Indonesia untuk mendapat kontak lebih langsung dengan rekan-rekan politisi di Belanda. Sedangkan tema-tema yang dibicarakan antara lain:
-
- Pemerintahan dan Demokrasi (25 April);
- Ekonomi (26 April);
- Masyarakat (27 April) dan;
- Tantangan Internasional (28 April)
Hasil dari pertemuan di Belanda ditindaklanjuti dengan mengagendakan kunjungan dari NIMD ke Indonesia, dengan harapan dapat menghasilkan suatu memorandum of understanding di antara pihak terkait. Direncanakan sekitar bulan Juni 2007.
KID – Jakarta, Mei 2007
- Adapun hasil dialog kunjungan Politisi Indonesia dengan NIMD di Belanda dapat diakses di sini
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
muhammad mudhi'uddin | November 18, 2008 at 7:49 am
salam ta’dziim,
sangat mendesak sinergi potensi alumni gontor aktivis partai
meski telah berjalan, terlalu banyak persamaan yg bisa dinego
menjadi alat silaturahim, persambungan visi dan misi gontor
juga sinergi potensi dg alumni peduli yg bebas
termasuk mereka yg di manca negara
semoga sukses,
salaam
mudhi’/kmi’80/jogja
andimhd@yahoo.com